Minggu, 10 Januari 2016

Menggeluti Usaha Modal Kecil Beromset Besar

Usaha modal kecil dapat Anda sekalian wujudkan dengan perencanaan yang detail dan matang. Perlu diingat, planning atau tahap perencanaan tersebut dilakukan dengan melibatkan semua komponen yang dibutuhkan sebelum sebuah bisnis dimulai.

Namun demikian, kebutuhan dalam menyiapkan komponen berbisnis disesuaikan dengan modal usaha yang dimiliki. Jadi, bukan modal yang menyesuaikan dengan kebutuhan, tetapi sebaliknya kebutuhan bisnis yang menyesuaikan dengan modal. Inilah hal utama yang harus dipahami oleh semua calon pebisnis yang hanya memiliki modal kecil untuk memulai bisnisnya.

Setelah memahaminya, mereka dapat segera mengaplikasikan langsung dengan berbagai kegiatan di dalam perencanaan berbisnis. Misalnya, memilih produk yang akan dijual, apakah dalam bentuk barang atau jasa, menyiapkan tempat usaha, dan lain sebagainya.

Usaha modal kecil berprospek menarik

Bisnis dengan hanya bermodal kecil saja, tetapi bisa sangat menguntungkan. Dengan catatan, bisnis tersebut dapat doptimalkan dan dimaksimalkan. Artinya, segala cara dalam berbisnis ditempuh dan dipraktikkan dalam marketing dan berpromosi.

Keduanya dianggap sebagai cara ampuh untuk menggaet banyak konsumen atau pembeli agar mau membeli produk yang dijual. Dengan begitu, angka penjualan produk bisa meningkat secara signifikan. Jika kondisinya seperti itu, maka keuntungan yang didapat bisa meningkat sedikit demi sedikit. Anda pun bisa melakukan hal yang sama jika menginginkannya.

Oleh karena itu, jangan menunggu lebih lama lagi untuk segera mewujudkan bisnis bermodal kecil. Sudah banyak orang atau pihak yang mempraktikkannya. Anda pun jangan sampai ketinggalan untuk mempraktikkannya juga.

Menengok contoh usaha modal kecil yang menarik

Seorang pedagang mi ayam yang kesehariannya mendorong gerobak untuk menjual di sekitar tempat tinggalnya. Modal pertama yang dimilikinya sekitar Rp 2 juta – Rp 3 juta. Untuk memesan gerobak mi ayam menghabiskan uang Rp 2 jutaan. Sisanya untuk membeli perlengkapan memasak mi ayam, bahan-bahan, serta pernak-perniknya.

Setiap hari sang pedagang berkeliling menjual mi ayam dengan keuntungan kurang lebih Rp 50 ribu. Dalam jangka waktu 2 bulan saja, modal awal sudah kembali. Di Akhir bulan ketiga, pedagang tersebut merencanakan untuk mengembangkan lagi usaha modal kecil mi ayam yang prospektif. 

Nah, bagi anda yang sedang mencari usaha dengan modal kecil, mungkin ide usaha ini bisa anda jadikan sebagai referensi dalam menemukan peluang usaha yang diinginkan dengan modal kecil, tentunya usaha tersebut harus di iringi dengan kerja keras yang tinggi.. :)