Minggu, 15 November 2015

Peluang Usaha Pembuatan Tahu Tempe


Cara Pembuatan tempe
Tabloid Wirausaha - Peluang Usaha Pembuatan Tahu Tempe | Tahu dan tempe merupakan makanan tradisional asli Indonesia dan sudah menyebar ke sebagian besar masyarakat Indonesia. Usaha pembuatan Tahu Tempe ini termasuk kedalam jenis usaha home industri atau usaha rumahan. Saat ini Usaha kecil membuat Tahu dan  tempe sudah menyebar hampir keseluruh dunia. Selain harganya yang murah, Tahu dan Tempe juga memiliki kandungan gizi yang tidak kalah bagusnya dengan makanan sejenisnya terutama protein sehingga bisa dijadikan makanan alternative pengganti daging. Bagi kalangan vegetarian, makanan ini cocok sebagai pengganti daging. 

Makanan olahan yang terbuat dari Tahu dan Tempe pun banyak sekali macamnya sehingga dapat di variasikan untuk menghilangakan kebosanan dalam mengkonsumsinya. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan tahu tempe ini sama yaitu dari kacang kedelai. Untuk peluang usaha dari produksi Tahu dan Tempe itu sendiri masih cukup terbuka dengan pasar yang bagus. Tahu dan Tempe merupakan makanan yang sudah sangat terkenal di masyarakat sehingga dalam pemasarannya pun cukup mudah. Intinya buatlah Tahu dan Tempe yang berkualitas bagus supaya dapat bersaing dimasyarakat.              

Untuk pembuatan tempesendiri untuk mendapat tempe berkwalitas bagus, sebaiknya kedelai yang digunakan harus juga yang berkwalitas  bagus dan tidak bercampur dengan biji bijian yang lain, seperti jagung, kacang hijau atau yang lainnya. Disamping itu, prosedur pengolahan juga mesti dilakukan dengan teliti. Cara pembuatan tempe pada dasarnya merupakan proses menumbuhkan spora jamur tempe, yaitu Rhizopus sp, pada biji kedelai.

Di dalam pertumbuhannya, Rhizopus sp. membentuk benang benang yang di kenal sebagai benang hifa.  Benang benang hifa itu mengikatkan biji kedalai yang satu dengan biji kedelai yang lain, hingga biji biji  kedelai itu membentuk suatu massa yang kompak. Massa kedelai itulah yang selanjutnya disebut sebagai  tempe.

Untuk mendapat tempe yang berkwalitas bagus serta tahan agak lama, maka selama proses  cara membuat tempe harus diperhatikan mengenai sanitasi serta kemurnian bibit (inokulum) yang akan  digunakan.

Berikut Cara Membuat Tempe


A. Peralatan Yang Dibutuhkan
  • Baskom
  • Saringan
  • Dandang
  • Kipas Angin / Kipas
  • Sotel kayu
  • Tampah
  • Kompor
  • Dan Peralatan lain yang diperlukan

B. Bahan Membuat Tempe

  • Kacang kedelai
  • Ragi tempe atau biakan murni Rhizopus sp.
  • Kantung plastik, atau daun pisang, atau daun jati untuk membungkus tempe

C. Cara Membuat Tempe

  1. Cucilah tampah, ayakan, kipas dan peralatan lain yang akan digunakan, setelah itu keringkan.
  2. Bersihkan kedelai dari bahan bahan lain yang tercampur, setelah itu cuci sampai bersih.
  3. Rendam kedelai yang sudah dicuci bersih selama 12 hingga 18 jam dengan air dingin biasa (proses hidrasi  agar biji kedelai menyerap air sebanyak mungkin ).
  4. Kupas kulit biji kedelai yang sudah lunak, setelah itu cuci dan bilas dengan menggunakan air bersih.
  5. Kukus atau rebus biji kedelai tersebut hingga empuk.
  6. Sesudah biji kedelai terasa empuk, tuangkan biji kedelai tersebut ke dalam tampah yang sudah  dibersihkan, setelah itu diangin angin dengan kipas atau kipas angin sambil diaduk aduk sampai biji  kedelai tersebut terasa hangat.
  7. Taburkan ragi tempe Rhizopus sp. yang sudah disiapkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk aduk  hingga merata (1,5 gram ragi tempe untuk 2 kg kedelai).
  8. Siapkan kantung plastik atau daun pisang, atau daun jati guna membungkus tempe. Jika kantung plastik yang dipakai untuk membungkus, buatlah lubang lubang kecil pada kantong tersebut menggunakan  tootpick atau garpu.
  9. Masukan kedelai yang sudah diberi ragi tempe Rhizopus sp. ke dalam pembungkusnya, atur takaran berat  dan ketebalannya sesuai dengan selera atau ukuran standar jual
  10. Proses fermentasi kacang kedelai ini pada suhu kamar selama satu atau dua hari atau sampai semua  permukaan kacang kedelai tertutupi jamur.
  11. Tempe siap di masak atau di jual.

Catatan:
  • Selalu perhatikan kebersihan tempat kerja dan kebersihan peralatan kerja, ini akan meningkatkan kualitas  tempe yang dihasilkan.
  • Suhu ruang yang lebih hangat mempercepat proses fermentasi jamur pada tempe.
  • Ragi tempe dapat di beli di tempat pedagang kedelai atau membuat ragi tempe sendiri.
  • Setelah mengetahui cara membuat tempe, anda bisa membuatnya untuk usaha kecil membuat tempe tahu.
Cara Pembuatan Tahu

Cara Membuat Tahu

Tahu yang berkwalitas dipengaruhi oleh cara membuat tahu. Disamping itu, kualitas tahu juga dipengaruhi oleh peralatan, sanitasi dan bahan yang digunakan saat membuat tahu. Pembuatan tahu yang asal asalan akan membuat tahu tidak enak. Peralatan yang dipakai dalam membuat tahu sebagai berikut.

1.       Timbangan dan takaran
Kedelai adalah bahan baku tahu harus selalu ditimbang sebelum diolah menjadi tahu. Sebelum dicampur dengan kedelai, air yang digunakan juga ditakar terlebih dahulu. Gelas ukur bisa digunakan guna menakar air tersebut. Berat kedelai yang sudah ditimbang serta banyaknya air yang ditakar diolah sedemikian rupa supaya dihasilkan tahu yang baik. Sebaiknya memilih kedelai yang sudah kering sehingga tidak harus dijemur kembali, hal ini bertujuan untuk mempersingkat proses pembuatan.

2.       Bak perendaman kedelai
Sebelum digiling, kedelai direndam terlebih dahulu di dalam bak. Hal ini dilakukan agar kedelai lebih lunak sehingga mempermudah dalam penggilingan. Bak perendaman kedelai dapat dibuat dari semen. Selain itu, dapat juga digunakan bak plastik berukuran besar. Bak plastik banyak digunakan karena dapat dipindah pindahkan.

3.       Penggiling kedelai
Pada zaman dahulu, penggilingan kedelai terbuat dari batu. Alat ini digerakkan oleh tenaga manusia atau juga hewan. Semakin lembut kedelai, semakin baik pula kualitasnya. Tapi saat ini sudah banyak digunakan penggiling kedelai dari mesin. Penggunaan mesin penggiling kedelai lebih mudah karena menggunakan energi listrik. Disamping itu, hasil gilingan yang didapat lebih banyak.

4.       Bak penampung
Bak penampung dipakai guna menampung bubur kedelai hasil penggilingan. Bak ini umumnya dilengkapi dengan pengukur isi. Oleh sebab itu, semua bubur kedelai hasil penggilingan bisa diketahui isinya.

5.       Alat perebus bubur kedelai atau susu kedelai
Alat yang di pakai guna merebus bubur kedelai adalah wajan yang disatukan dengan dapur pembakaran dan disemen. Alat perebus bubur kedelai juga digunakan pada pembuatan tempe, kecap, dan tauco. Pada pembuatan tahu, perebusan kedelai tidak membutuhkan penutup karena sari kedelai gampang meluap pada saat mendidih.

6.       Bak penggumpalan protein
Bak ini biasa di pakai berdekatan dengan bak perebusan supaya kerjanya lebih cepat dan mudah. Bak ini terbuat dari semen dan ukuran volumenya sama dengan bak perebusan bubur kedelai. Bagian bawah bak penggumpalan protein bentuknya menyerupai wajan.

7.       Bak penyimpanan cairan bekas
Bak penyimpanan cairan bekas bisa dibuat dari semen atau dari plastik seperti jerigen plastik. Letak bak penyimpanan cairan bekas mesti berdekatan dengan bak penggumpalan protein.

8.       Kain saring
Kain saring bisa menggunakan kain putih yang ditenun jaring, atau belacu. Kain saring di pakai guna memisahkan cairan sari kedelai dengan ampasnya. Di setiap ujung kain dipasangi kawat gantungan, lalu dikaitkan pada ujung ujung kayu yang bersilangan. Pasangan kayu silang dan kain tersebut digantungkan menggunakan rantai besi, letaknya tepat di atas bak penggumpal tahu.

9.       Cetakan tahu
Cetakan tahu ada yang berbentuk lempengan atau nampan. Cetakan ini digunakan pada saat menuangkan bubur kedelai. Selain itu, ada juga cetakan tahu yang berbentuk petak-petak kecil. Kadang-kadang, ditemukan juga cetakan khusus satu per satu. Hasil cetakan tahu dari alat ini biasanya berbentuk cembung.

Peralatan pendukung lainnya untuk pembuatan tahu seperti berikut ini :
  • Alat kempa (alat pres), terbuat dari kayu dan digunakan untuk mengeluarkan air dari bubur tahu.
  • Alat penghalus, seperti cobek-uleg, lumping alu, atau blender.
  • Alat pemanas, seperti kompor brauder.
  • Wajan dan pengaduk kayu.
  • Tampah atau nyiru, digunakan untuk memisahkan kedelai dari kulitnya (menampi).
  • Rege/kalo, digunakan untuk meniriskan tahu.
  • Mesin pengupas kedelai.

Cara membuat Tahu
  1. Tampi atau pilah kedelai guna memilih biji yang besar, bagus dan bersih.
  2. Cuci kedelai, lalu direndam dalam air besar selama enam jam.
  3. Cuci lagi kedelai selama setengah jam.
  4. Pecah kedelai menggunakan mesin pengupas kedelai
  5. Setelah itu giling kedelai hingga halus menggunakan mesin penggiling kedelai, dan susu kedelai dialirkan ke dalam bak penampung.
  6. Rebus susu kedelai hingga mendidih di dalam alat perebus bubur kedelai atau susu kedelai.
  7. Susu kedelai kemudian dipindahkan dari alat perebus bubur kedelai ke dalam Bak penggumpalan protein guna disaring dengan kain belacu atau kain mori kasar yang sudah diletakkan pada sangkar bambu. Supaya semua sari dalam susu kedelai tersaring seluruhnya, pada kain saring diletakkan sebuah papan kayu dan seseorang naik di atasnya dan menggoyang-goyangnya. Limbah penyaringan, yang disebut ampas tahu di simpan di Bak penyimpanan cairan bekas. Kemudian diperas kembali dengan menyiram air dingin, hingga tidak mengandung sari lagi. Penyaringan dilakukan berkali-kali sampai bubur kedelai habis.
  8. Air saringan yang tertampung dalam Bak penggumpalan protein dicampur dengan asam cuka agar menggumpal. Di samping asam cuka, bisa juga menggunakan air kelapa, atau cairan whey (air sari tahu bila tahu telah menggumpal) yang sudah dieramkan, atau bubuk batu tahu (sulfat kapur).
  9. Air asam dipisahkan dari gumpalan atau jonjot putih dan disimpan, sebab masih bisa dipakai kembali. Gumpalan atau jonjot tahu yang mulai mengendap dituangkan dalam Cetakan tahu dan dialasi kain belacu. Adonan tahu kotak dikempa atau press selama satu menit, sampai air yang masih tercampur dalam adonan tahu itu terperas habis. Adonan tahu berbentuk kotak yang sudah padat dipotong potong sesuai ukuran yang diinginkan.
  10. Tahu siap dijual dan di masak menjadi berbagai olahan lezat.
Demikian tips-tips membuat tahu dan tempe yang dapat jadikan sebagai peluang usaha rumahan. Selamat mencoba dan sukses selalu untuk Anda semua pembaca setia tabloidwirausaha.com.
Artikel dirangkum dari berbagai sumber.

Image Source : joiceyusriani.wordpress.com, resephariini.com