Senin, 02 Maret 2015

Cara Pembibitan dan Penanaman Budidaya Kacang Panjang yang Benar

Cara Pembibitan dan Penanaman Budidaya Kacang Panjang yang Benar

Mengenal Kacang Panjang
Kacang panjang merupakan jenis sayuran yang dapat dikonsumsi dalam bentuk segar maupun diolah menjadi sayuran. Memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap (protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, besi, vitamin B dan C. Kandungan protein nabati pada sayuran kacang berkisar 17-21 %.
Klasifikasi tanaman kacang panjang adalah sebagai berikut:
  • Divisi : Spermathophyta
  • Sub Divisi : Angiospermae
  • Class : Dycotyedoneae
  • Ordo : Leguminales
  • Famili : Papiolinaceae
  • Genus : Vigna
  • Spesies : Vigna SPP

Ada 2 varietas kacang panjang yang sudah banyak dibudidayakan yaitu, Putih Super dan super Sainan dengan potensi hasil 7-9 ton per hektar pada musim kemarau dan 6-7 ton per hektar pada musim hujan. Kacang panjang yang banyak dibudidayakan di Indonesia antara lain:
  • Kacang panjang tipe merambat atau yang kita kenal sebagai kacang panjang biasa. Contoh varietas kacang panjang jenis ini adalah varietas unggul KP1 dan KP2, varietas lokal purwokerto, subang, super subang, usus hijau subang, dll.
  • Kacang panjang tipe tegak yaitu kacang tunggak/tolo/dadap/sapu, dan kacang uci/ondel. Contoh varietas kacang jenis ini adalah KT1, KT2,KT3.
  • Kacang panjang hibrida. Contoh varietas kacang panjang jenis hibrida adalah No. 12/a, 13/a, 14/a, 17/a 18/a dan EG BS/2.

Pembibitan Kacang Panjang
Persyaratan bibit
Bibit kacang panjang yang baik dan bermutu adalah : penampilan bernas/kusam, daya kecambah tinggi di atas 85 %, tidak rusak/cacat, tidak mengandung wabah hama dan penyakit.
Penyiapan bibit
Benih tidak usah disemai secara khusus, tetapi benih langsung di tanam pada lubang tanam yang sudah disiapkan.

Penyiapan Lahan (Pengolahan Media Tanam)
Sistem Bedengan
Lahan dibersihkan dari rumput-rumput liar, dicangkul/dibajak sedalam 30 cm  hingga tanah menjadi gembur. Buat parit keliling, biarkan tanah dikeringkan selama 15-30 hari. Setelah 30 hari buatlah bedengan dengan ukuran lebar 60-80 cm, jarak antara bedengan 30 cm, tinggi 30 cm, dan panjang tergantung lahan.
Sistem Guludan
Buatlah guludan-guludan dengan lebar dasar antara 30-40 cm dan lebar atas 40-50 cm, dan jarak antar guludan 30-40 cm. Rapikan guludan hingga siap ditanami. Cara atau sistem penyiapan lahan guludan-guludan ini banyak dipraktikan dilahan-lahan yang air tanahnya dangkal atau beririgasi baik.
Cara Pembibitan dan Penanaman Budidaya Kacang Panjang yang Benar
Sistem Bedengan dan Sistem Gundukan

Pengapuran
Pengapuran dilakukan jika pH tanah lebih rendah dari 5,5 dengan dosis tergantung kemasaman tanah. Berikan kapur pertanian dalam bentuk kalsit, dolomit, atau zeagro sebanyak 1-2 ton per hektar tergantung dari pH awal dan jumlah alumunium. Kapur dicampur secara merata dengan tanah pada kedalaman 30 cm.
Pemupukan
Pada saat pembentukan bedengan tambahkan 10-20 ton per hektar pupuk kandang/pupuk organik super TW plus, dengan dosis 4-5 ton per hektar dicampur merata dengan tanah sambil dibalikan.

Cara Penanaman Kacang Panjang
Benih dimasukkan ke dalam lubang tanah sebanyak 2 biji, tutup dengan tanah tipis atau dengan abu dapur. Jarak lubang tanam untuk tipe merambat adalah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, 30 x 40 cm. Jarak tanam tipe tegak adalah 20 x 40 cm dan 30 x 60 cm. Waktu tanam yang baik adalah awal musim kemarau atau awal musim penghujan, tetapi dapat saja sepanjang musim asal air tanahnya memadai.

Demikianlah cara pembibitan dan penanaman dalam budidaya tanaman kacang panjang. semoga bermanfaat untuk kita semua.. baca artikel terkait lainnya Budidaya Kroto.