Rabu, 31 Desember 2014

Peluang usaha Ayam Bakar


Peluang usaha Ayam Bakar
Tabloid Wirausaha – InspirasiWirausaha Anda | Ayam bakar merupakan salah satu panganan / lauk yang banyak digemari. Ada banyak jenis ayam bakar di pasaran dengan ciri khasnya masing masing. Antaralain ayam bakar taliwang, ayam bakar bandung, ayam bakar mentega dan masih banyak lagi. Walaupun sudah banyak jenis usaha ayam bakar, tetapi usaha ini masih tetap memiliki peluang besar untuk bisa bersaing. 

Agar memiliki daya saing dengan yang lainnya, usahakan ayam bakar yang anda jual memiliki ciri khas dari segi rasa terutama bumbu dan sambal pelengkapnya. Perhatikan juga daging ayamnya, pastikan daging ayam yang anda gunakan merupakan daging ayam segar yang baru dipotong, hal tersebut dimaksudkan agar kualitas rasa yang di dapat dari ayam bakar itu bisa lebih enak dan aroma dari pembakaran ayam itu sendiri lebih wangi sehingga dapat menggugah selera bagi yang menikmatinya. 

Perlengkapan Usaha Ayam Bakar

Peralatan yang dibutuhkan untuk usaha ayam bakar ini antaralain gerobak / etalase, satu set alat pemanggang, panci bumbu, rice cooker, peralatan makan, meja hidang, dan bangku. Sedangkan untuk tenaga pekerja sendiri bisa disesuaikan dengan kapasitas usaha yang dijalankan bahkan jika usaha itu masih dalam tahap merintis maka lebih baik dikerjakan sendiri terlebih dahulu dengan tujuan untuk mengurangi beban operasional. 
  

Analisa Usaha Ayam Bakar

Investasi Awal
- Gerobak / Etalase*                                     : Rp. 2.500.000,-
- Satu set alat pemanggang*                       : Rp. 500.000,-
- Rice Cooker**                                             : Rp. 250.000,-
- Perlengkapan Makan*                                : Rp. 200.000,-
- Perlengkapan Pengolahan Ayam*            : Rp. 300.000,-
- Biaya Lain-lain                                             : Rp. 250.000,-
TOTAL                                                            : Rp. 4.000.000,-
(*) Estimasi harga pasaran, setiap daerah harga diatas bisa berbeda beda
(**) Bersifat Optional

Biaya Operasional Bulanan

- Ayam ukuran 1 Kg (20 ekor  x Rp.30.000/ekor x 30 hari )              : Rp. 18.000.000,-
- Bumbu Ayam bakar + lalapan (Rp. 100.000/hari x 30 hari)            : Rp. 3.000.000,-
- Arang bakaran (Rp. 50.000/Minggu x 4 Minggu)                             : Rp. 200.000,-
- Plastik kresek ( 4 pak / bulan x Rp.10.000,-)                                    : Rp. 40.000,-
- Kertas Pembungkus (1 pak/bulan x Rp. 20.000,-)                           : Rp. 20.000,-
- Listrik perbulan                                                                                     : Rp. 100.000,-
- Keamanan perbulan                                                                             : Rp. 30.000,-
- Transportasi (Rp. 15.000/hari x 30 hari)                                            : Rp. 450.000,-
Total Biaya  Variabel Bulanan                                                          : Rp. 21.840.000,-/Bulan
Rata rata biaya variable harian                                                              : Rp. 728.000,-/hari

Pendapatan  Setiap Bulan

Penjualan Ayam Bakar
(20 ekor x Rp. 42.000/ekor x 30 hari)        : Rp 25.200.000,-

Keuntungan per bulan

Keuntungan       = Total Pendapatan – Total Operasional
                                = Rp. 25.200.000,- - Rp. 21.840.000,-
                                = Rp. 3.360.000,-

Kembali Modal / Pay back Period

Pay back period = (total Investasi : Keuntungan) x 1 Bulan
                                 = (Rp. 4.000.000 : Rp. 3.360.000) x 1 Bulan
                                 = 1 Bulan


TIPS Menjalankan Usaha Ayam Bakar

Untuk menjalankan usaha ini terdapat beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah



1. Gunakan Nama yang Unik, Singkat, dan Mudah diingat

Sejak hari pertama usaha dijalankan sebaiknya sudah ada spanduk atau papan nama berisi nama usaha dan jenis ayam bakar yang dijual. Gunakan nama yang unik dan singkat agar mudah diingat.
 


2. Gunakan Penerangan yang Cukup

Ayam bakar biasa dijual mulai sore hari hingga tengah malam. Pada -malam hari penerangan sangat berperan agar tempat usaha kita terlihat mencolok. Lampu yang cukup terang ditambah papan nama yang menghadap lampu (dapat juga menggunakan lampu berwarna-warni) nenjadi daya tarik tersendiri.



3. Buatlah Bumbu dan Sambal Seenak Mungkin

Bagi usaha ayam bakar yang baru dijalankan, rasa menjadi faktor utama keberhasilan dari sisi produk. Buatlah bumbu ungkep (bumbu yang diberikan pada ayam sebelum dibakar) dan sambal seenak mungkin bumbu dan sambal menjadi pembeda antara ayam bakar dan menjadi keunggulan makanan ini.


4. Bersih dan Menarik

Gunakan kemasan dengan tampilan semenarik mugkin sehingga menunjukkan bahwa pengelola usaha ayam bakar berorintasi pada kebersihan.  Perilaku dan sikap peduli kepada kebersihan produk ayam bakar dan lingkungan usahanya akan menjadi nilai tambah dan pembeda dengan produk ayam bakar lainnya, sehingga hal ini dapat menjadi keunggulan makanan ini.

Dari berbagai Sumber
Image Source : bisnisayambakar.blogspot.com

Senin, 29 Desember 2014

Peluang usaha ternak ayam broiler

Peluang usaha ternak ayam broiler
TabloidWirausaha – Inspirasi wirausaha Anda | Ayam potong atau sering disebut dengan ayam broiler sudah dikenal umum oleh masyarakat Indonesia. Tingginya permintaan masyarakat akan daging ayam potong ini membuat harga daging ayam ini selalu mengalami kenaikan. Sebelum anda memutuskan membuka usaha ternak ayam broiler sebaiknya pahami terlebih dahulu sistem yang umum dijalankan oleh peternak. Permintaan protein hewani yang semakin meningkat dari hari ke hari terkadang membuat harga produk peternakan ini semakin mahal karena tidak diimbangi dengan produksi yang cukup. Coba perhatikan harga ayam potong jelang lebaran, biasanya harga akan melambung tinggi hingga mencapai Rp. 30 – 40 ribu/ kg, sedangkan biaya produksinya hanya Rp. 10 – 20 ribu / Kg.

Dari selisih harga jual dan biaya produksi tersebut semoga anda akan semakin tertarik untuk memulai usaha ternak ayam potong ini. Pada kesempatan kali ini akan coba membahas tentang cara memulai usaha ternak ayam potong sekaligus pemaparan tentang cara budidaya dan resiko yang sering menimpa peternak.

Berikut ini langkah-langkah memulai budidaya ayam potong:
  1. Mempersiapkan lahan. Pastikan lahan yang akan dipergunakan untuk tempat kandang ini memiliki system sirkulasi udara yang baik.
  2. Mendirikan kandang, perhatikan tata letak ketika membangun kandang usahakan sesuai dengan arat matahari dan ssirkulasi arah angin. Ayam broiler cukup rentan dengan kondisi iklim sehingga perlu dipertimbangkan arah kandang dan sirkulasi udara.
  3. Pastikan kandangtersedia penerangan listrik dan sumber air yang cukup.
  4. Jika kandang sudah siap maka pasang peralatan untuk menyambut kedatangan DOC ayam potong terutama menyangkut penghangat, sekat dan litter yang cukup. Siapkan juga peralatan makan dan minum khusus untuk anak ayam.
  5. Selama 14 hari pertama peternak tidak boleh jauh-jauh dari kandang, sebab masa ini sangat penting untuk kesuksesan usaha.
  6. Melaksanakan vaksinasi minum dan tetes pada waktu yang tepat 7, 14 dan 21 hari.
  7. Selama 14 hari pertama secara perlahan dikontrol suhu ruangan kandang siang malam. Cara sederhana perhatikan kondisi anak ayam, jika bergeromol (berkumpul-kumpul) berarti suhu kandang terlalu rendah, bila menyebar secara merata berarti suhu kandang sudah sesuai dengan kebutuhan anak ayam.
  8. Setelah 14 hari perawatan menjadi lebih mudah, dimana peternak hanya perlu melakukan kontrol pemberian pakan 2 kali sehari saja, hal ini berlaku hingga masa panen.
  9. Pemberian antibiotik dan vitamin pada minuman ayam diberikan dari hari ke 5 hingga 10 hari sebelum masa panen. Khusus vitamin dapat diberi hingga masa panen.

Secara umum usaha budidaya ini memiliki 2 sistem:

1.    Usaha Mandiri, Jika anda memiliki modal yang cukup, usaha mandiri lebih baik anda pilih selain anda bisa lebih bebas mengatur, keuntungan yang didapatpun bisa anda nikmati sendiri. Seperti diseutkan sebelumnya bahwa dengan usaha mandiri anda dapat menikmati keuntungan budidaya ayam potong secara mandiri ini adalah si peternak memperoleh keuntungan penuh sesuai dengan harga pasar. Namu demikian tidak hanya keuntungan tetapi juga ada  kelemahannya ketika usaha ini dijalankan sendiri adalah si peternak menanggung semua resiko usaha secara penuh; seperti penangan penyakit hingga rumitnya memasarkan ayam potong jika si peternak belum memiliki pasar atau belum tahu teknik pemasarannya.

2.    Usaha kemitraan/kerjasama adalah melaksanakan usaha budidaya yang dilakukan secara kerjasama baik dari permodalan maupun pengelolaan. Pada system kemitraan ini bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama kerjasama perorangan yaitu sebuah kerjasama yang dilakukan antara orang perorang dalam artian bukan badan usaha, sehingga dalam pengelolaan dan permodalan bisa dialakuan secara bersama sama. Keuntungan dari kerjasama ini hasil panen masih dapat dijual dengan hargajuala yang ada dipasaran sehingga keuntungan yang didapat akan lebih optimal. Kedua kerjasama dengan perusahaan peternakan. Pada sistem usaha ini biasanya pihak pertama hanya berkewajiban menyediakan kandang dengan skala yang telah ditetapkan oleh perusahaan inti dan merawat ayam hingga masa panen tiba. Kelebihan usaha kemitraan ayam potong adalah peternak hanya butuh modal membangun kandang, dan mendapatkan pendampingan dalam perawatan serta penanganan kesehatan ayam broiler dari perusahaan inti, dan mendapat jaminan pemasaran . Kelemhannya adalah peternak tidak leluasa menentukan harga jual, dimana harga jual yang berlaku bukanlah harga pasaran melainkan harga kontrak yang telah ditetapkan bersama antara perusahaan dengan plasma.\

Ada 4 hal yang utama dalam usaha ayam potong :
  • Harga pakan ( kualitas pakan )
  • Harga DOC ( kualitas DOC )
  • Pemeliharaan ( manajemen kandang )
  • Harga jual ayam ( harga daging/kg )
Poin pertama sampai ke tiga itu akan mempengaruhi poin nomor empat yaitu penentuan harga ayam per kilogramnya. Demikian semoga informasi ini bisa menjadi inspirasi wirausaha anda.
Image Source : hargaayam.wordpress.com

Selasa, 23 Desember 2014

Peluang usaha budidaya ikan lele sangkuriang

peluang usaha Budidaya Lele Sangkuriang
Tabloid Wirausaha - Inspirasi Wirausaha Anda | Siapa yang tidak kenal dengan ikan lele? Hampir disemua warung makan biasanya menyajikan menu ikan lele. Aneka jenis ikan yang salah satunya adalah ikan lele merupakan sumber makanan penting dengan kandungan protein dan zat gizi lainnya yang tinggi. Seperti yang banyak diketahui, protein yang terdapat pada ikan dapat mengungguli kadar protein yang terdapat pada daging. Kandungan lisin dan leusin yang sangat penting bagi pertumbuhan anak – anak serta bagi orang dewasa dalam menjaga keseimbangan nitrogen dalam tubuh nyatanya paling banyak didapatkan dari konsumsi ikan, baik ikan tawar, payau maupun laut.

Pada ikan lele, kandungan zat gizi di dalam daging pada ikan ini dapat memberikan manfaat yang sangat bagus bagi kesehatan, antara lain:
1. Menyehatkan otak dan jantung
Didalam daging lele terdapat kandungan omega 3 dan omega 6 yang sangat baik untuk perkembangan fungsi otak dan mencegah penyakit jantung.
2. Memiliki protein tinggi
Protein sangat diperlukan tubuh untuk proses pertumbuhan dan pergantian sel-sel tubuh yang rusak.
3. Memiliki kandungan fospor
Mineral fosfor merupakan mineral di urutan kedua daftar mineral yang sangat dibutuhkan tubuh. Mineral fosfor berperan aktif pada pembentukan tulang dan gigi. Kekurangan mineral fosfor sangat berbahaya bagi tubuh. Pasalnya, seseorang dapat menderita tulang keropos yang dapat berujung pada kelumpuhan jika kekurangan konsumsi zat ini.

Teknik Budidaya Ikan Lele sangkuriang
Didalam proses budidaya ikan lele ini ada 4 komponen utama yang harus dipenuhi antaralain:

1. Persiapan lahan
Lahan yang digunakan untuk budidaya sebaiknya pada lahan terbuka yang mendapatkan sinar matahari secara penuh, terhindar dari naungan langsung baik itu berupa atap bangunan ataupun tajuk pohon yang menjuntai ke lahan kolam, seandainya diperlukan pohon peneduh maka jumlahnya sedikit saja dan ditempatkan agak jauh dari pinggir kolam. Lahan harus dekat dengan sumber air, jika tidak ada sumber air berupa sungai/ selokan yang bersih lebih baik membuat sumur sebagai sumber air, tidak boleh menggunakan air yang tercemar limbah atau misalnya tercemar pestisida pada jalur air yang dekat dengan kegiatan pertanian atau perkebunan.

2. Kolam dan pengairan
Ada dua jenis kolam yang direkomendasikan untuk budidaya Pembesaran Lele Sangkuriang ini, yaitu Kolam Terpal dan Kolam Semen Permanen, kolam tanah tidak direkomendasikan mengingat sistem budidaya ini menggunakan air mati tanpa sirkulasi sehingga air kolam harus benar-benar statis tidak ada rembesan, selain itu kolam tanah sangat rawan patogen hama penyakit.
Ukuran kolampun menjadi sangat penting karena akan menyangkut banyaknya bibit ikan lele yang akan dimasukan kedalamnya.  Berikut parameter untuk kolam budidaya ikan lele
-  Kolam yang dipakai kolam tembok atau terpal dengan ukuran 10m2 atau contoh 2x5meter dengan tinggi sekitar 1-1,5 meter.
-  Bibit yang dipakai adalah ukuran 7/8
- Padat tebar 100 ekor/m2 (untuk beginner) dan maksimal 150 ekor/m2 yang sudah profesional
- Tidak dilakukan pergantian air selama masa budidaya, kecuali karena penanggulangan penyakit
-  Lele panen pada ukuran 7-8ekor/kg

3. Pemilihan Bibit
Kriteria lele yang baik untuk dibudidayakan sebagai berikut:
a. Gerakan ikan aktif
b. Tidak terdapat luka
c. Kumit/sungut tidak patah
d. Sekitar patil tidak berwarna kemerahan
e. Tidak ada white spot / bintik putih

4. Pemberian Pakan
a.       Setelah ditebar, lele baru diberi makan setelah 12 jam kemudian, karena untuk adaptasi dan masih banyak makanan alami di kolam.
  1. Tahap pertama menggunakan 781-1 atau setara sebanyak 3 kg untuk 8-10 hari. Pelet diberikan 3x sehari.
  2. Setelah pakan tersebut habis, tambahkan air kolam sebanyak 10cm
  3. Tahap kedua menggunakan 781-2 atau setara sebanyak 5 kg untuk 8-10 hari. Pemberian pelet dinaikkan menjadi 4x sehari.
  4. Setelah habis, tambahkan air kolam sebanyak 10cm.
  5. Tahap ketiga menggunakan 781 atau setara sebanyak 22 kg untuk 8-10 hari dan pemberian pakan 5-6 kali sehari,
  6. Sama dengan sebelumnya, jika pakan sudah habis, maka air kolam ditambahkan ketinggiannya sebanyak 10cm.
  7. Tahap keempat dilakukan pemberian pakan sebayak 70 kg hingga panen. Dapat dilanjutkan dengan memakai 781, akan tetapi untuk mengurangi biaya produksi dapat menggunakan pakan tenggelam seperti SNL/sinta ataupun menggunakan pakan alternatif seperti sosis bs, ayam tiren, ika runcah dan sebagainya.
Analisa komersial budidaya ikan lele dengan asumsi kolam terpal
Ikan lele yang dibudidayakan baru bisa dipanen antara 2,5 – 3 bulan.
Kolam Terpal
1. Biaya Investasi :
a. 1 buah kolam terpal ukuran 5x3x1m : @Rp. 320.000,- = Rp. 320.000,-
b. Bambu = Rp. 100.000,-
Total = Rp. 420.000,-

2. Biaya Produksi :
a. Bibit lele 3000 ekor @Rp.300,- = Rp. 900.000,-
b. Pakan selama 3 bulan = 240kg x 10.000/kg = 2.400.000
Jumlah = Rp. 3.300.000,-

3. Perkiraan Hasil Panen :
- Persentase kematian ikan 30 % = 900 ekor
- 3000 ekor – 900 ekor = 2.100 ekor
- Besar ikan lele konsumsi 7 ekor/kg
- Hasil panen 1 kolam = 2.100 ekor : 7 = 300 kg x Rp. 16.000,- = Rp.4.800.000,-

4. Pemasukan/Panen = Rp. 4.800.000,-

5. Keuntungan
- Panen pertama = 4.800.000 – 3.300.000 = Rp. 1.500.000,-
- untuk panen selanjutnya = 4.800.000 – 2.400.000 = Rp. 2.400.000,-/Kolam
Ikan lele siap panen berumur 3 bulan. Jika anda punya 3-4 kolam terpal maka bisa menjadi pendapatan rutin setiap bulan.
Untuk tekink bididaya ikan lele sangkuriang secara lengkap, anda dapat mendownloadnya melalui link dibawah ini:
Teknik Budidaya Ikan lele Sangkuriang

Image Source : Kaskus

Minggu, 21 Desember 2014

Mengapa orang tidak bisa merealisasikan Idenya?

Cara Merealisasikan Ide
TabloidWirausaha -  Inspirasi Wirausaha Anda | Judul artikel diatas mungkin juga menjadi salah satu pertanyaan yang ada di benak anda, kemudian  apa solisinya?disini saya akan menyampaikan 5 point Utama mengapa seseorang tidak bisa merealisasikan Ide-nya dan solusi tindakan apa yang harus dilakukannya.


Berikut  5 faktor utama mengapa seseorang sulit untuk merealisasikan keinginannya:

1. NIAT.
Keinginan untuk merealisasikan belum kuat. Disini si pemilik Ide hanya baru sampai tingkat angan-angan.
Solusinya:
Jika Anda telah memiliki Ide bagus maka jangan pernah menunggu untuk merealisasikannya kemudian hari, lakukan SEKARANG, usahakan langkah langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk merealisasikan IDE anda. Jangan pernah takut untuk memulai, karena Anda tidak akan pernah tahu kalo Anda belum mencobanya.

2. Pengetahuan.
Disini si pemilik Ide, memiliki Ide tertentu tetapi pengetahuan untuk merealisasikannya masih kurang. Terlalu banyak alasan untuk memulai sehingga IDEnya terlantar.
Solusinya:
Learn by Doing, jangan menunggu sempuran untuk memulai tetapi lakukan dan sambil belajar, Salah satu penghambat didalam bisnis adalah bingung untuk memulainya, harus dari mana, apa yang yang harus dilakukan? atau bahkan menunda untuk memulai karena belum tau A nggak faham B nggak ngerti C sehingga menunggu untuk tahu semuanya. Jika itu semu ada dibenak anda maka tidak akan pernah bisa untuk memulai apapun. Semua masalah ini akan menghambat kesuksesan anda.
Memang betul anda harus tahu dasar dasar untuk berbisnis tetapi anda jangan sampai terjebak, belajar bisnis itu tidak sama dengan belajar sekolahan, belajar bisnis adalah pengetahuan yang perlu implementasi, tindakan nyata bukan hafalan dan dapat nilai 100. belajar bisnis adalah learning by doing. Anda bisa belajar sambil terus membangun kerajaan bisnis anda. Jangan takut salah untuk memulai bisnis, karena justru dari kesalahan anda akan bisa tahu apa yang harus anda lakuakan. Orang yang sukses didalam bisnisnya baik itu online ataupun offline bukanlah orang yang tidak pernah melakuakan kesalahan. Kesalahan akan menambah seseorang menjadi lebih hati hati dan dewasa dalam bertindak. Jangan biarkan hal sepele menunda anda untuk memulai kesuksesan bisnis anda. Jangan biarkan keterbatasan pengetahuan menghalangi langkah anda menuju sukses. Karena sesungguhnya orang yang sukses adalah mereka yang tidak pernah berhenti bergerak untuk terus melangkah maju dan maju lagi. Mereka menginginkan hari ini harus lebih baik dari kemarin dan yang akan datang harus lebih baik dari pada sekarang. Enyahkan segala kebingungan dalam diri anda, tanyakan ketidak fahaman anda kepada orang yang lebih tahu, jangan pernah takut untuk melangkah.

3. Kurang Percaya diri
Bebrapa orang mungkin memiliki pendukung yang hampir sempurna untuk merealisasikan ide nya, tetapi satu pendukung yang tidak ia miliki yaitu rasa percaya diri untuk menjalankannya.
Solusinya:
Carilah pendukung atau motivator untuk membangkitkan kepercayaan diri anda dalam merealisasikan ide yang anda miliki. Minta dukungan orang orang terdekat anda seperti keluarga istri dan anak anak anda untuk men-support usaha yang akan anda jalankan. Terutama memlohonlah sama Allah agar anda diberi kepercayaan diri yang kuat untuk membangun usaha anda.

4. Waktu.
Ada orang yang telah memiliki IDE bisnis tetapi karena kesibukannya sehingga tidak memiliki banyak waktu untuk merealisasikannya.
Solusinya:
Sebanyak apapun waktu yang kita atau Anda punya, tidak akan pernah ada cukupnya jika tidak bisa mengaturnya, Sesibuk apapun kalau bisa memanaj waktu pasti akan bisa. dan perlu di garis bawahi adalah bukan banyaknya waktu yang diperlukan tetapi Kualitas waktu yang di gunakan.

5. Dana.
Ada Ide bisnis tetapi tidak bisa di realisasikan karena keterbatasan dana.
Solusinya:
Memang betul salah satu penyokong ter-realisasinya IDE adalah adanya dana tapi itu bukan segalanya. Berfikirlah sebagai seorang pengusaha, jangan berfikir sebagai seorang pekerja. Jika Anda berbisnis offline maka lakuakan joint venture, anda dapat mengajukan proposal kerja sama dengan pemilik modal sehingga anda dapat meralisasikan ide anda. Disini anda perlu modal kejujuran sehingga pihak pemilik modal percaya dan yakin kepada anda bahwa modal yang akan ditanamkannya akan anda gunakan sebagaimana mestinya.
Demikian artikel singkat ini semoga bermanfaat.

Jumat, 19 Desember 2014

Benarkah Memulai Bisnis Harus Sejak Usia Muda?


WIrausaha Muda
TablidWirausaha — Menurut mitos modern, ciri-ciri calon pengusaha berhasil umumnya didominasi kaum pria yang kutu buku berusia 20-an, tidak dewasa, dan tinggal selangkah lagi menuju kesuksesan dan ketenaran. Hal tersebut muncul seiring dengan mencuatnya nama-nama seperti Bill Gates, Marc Andreessen pendiri Netscape, para lelaki Google, Larry Page dan Sergey Brin. Meskipun cerita mereka cocok dengan mitos yang ada, tetapi hampir semua stereotip tersebut salah.

Buktinya, saat ini di Amerika Serikat perempuanlah yang menjadi kekuatan penggerak di balik banyaknya bisnis baru. Pusat Riset Bisnis Perempuan di sana bahkan menyatakan perkembangan bisnis yang dimiliki perempuan tumbuh hampir dua kali lipat daripada kebanyakan perusahaan yang ada. Mereka mempekerjakan lebih dari 12,8 juta pegawai. Menghabiskan 550 juta dollar AS (sekitar Rp 5,17 triliun) untuk gaji dan tunjangan karyawan, serta membukukan penjualan akhir 1,9 triliun dollar AS (sekitar Rp 17,86 triliun).

Mitos kewiraswastaan pun jadi penting karena dapat mengendurkan semangat mereka yang tidak memenuhi kriteria. Namun, meskipun tidak sesuai, pengusaha perempuan telah mengucurkan jutaan dollar AS ke dalam perekonomian Amerika dan dunia. Lalu, yang terpenting, mereka melakukan segala sesuatu dengan aturan main sendiri!

Aturan dari segi usia sangat bisa dipatahkan. Jill Blashack Strahan (48), misalnya. Ia memulai Tastefully Simple di usia 37. Saat itu ia telah menikah dan punya anak. Menurutnya, usia matang adalah salah satu kunci keberhasilan. "Waktu muda, saya tidak mengenali siapa diri saya sebenarnya," ujar Jill. "Sedangkan untuk jadi pemimpin yang hebat, kita harus mengetahui diri kita dengan baik."

Menurut penelitian Simon Parker, dosen ekonomi dan kewiraswastaan di University of Durham, Inggris, sebagian besar bisnis yang dimiliki pengusaha berusia matang memiliki kecenderungan bertahan lama. Usia rata-rata pemimpin perusahaan yang ada dalam Inc. 500, daftar perusahaan swasta dengan pertumbuhan tercepat, adalah 43 tahun. Pengusaha tertua Doris Drucker memulai perusahaan pertamanya saat berumur 82 tahun.

Meski demikian, ada anggapan bahwa menjadi pengusaha harus dimulai sejak muda, karena hanya orang muda yang cukup berani mencoba sesuatu dengan tingkat kegagalan tinggi. Namun, ternyata pengalaman biar bagaimanapun juga, terbukti akan jauh lebih berharga dibandingkan dengan keberanian yang bodoh.

Sewaktu Carol Latham, 67 tahun, masuk ke dalam kelas bisnis, para mahasiswa langsung terkaget-kaget. Terlihat jelas apa yang ada di dalam benak mereka: "Ia pengusaha? Tidak mungkin! Terlalu tua!" Kemudian Carol berbagi cerita.

Ia adalah seorang ahli kimia di Cleveland yang kemudian berhenti bekerja untuk mengasuh anak. Ia tinggal di rumah selama 18 tahun, dan baru kembali bekerja pada tahun 1981. Pertengahan 1980-an, saat ukuran komputer mengecil, Carol menyadari bahwa komputer yang terlalu panas akan menimbulkan masalah besar. Bertumpu pada latar belakang kimia, ia mendapat ide untuk menggunakan material pengantar panas dengan bahan polimer.

Tahun 1989, ia nekat membuka perusahaannya sendiri, Thermagon. Carol lalu kekurangan uang untuk membayar gaji, tetapi hatinya tidak ciut. "Pengalaman sebagai ibu rumah tangga membuat saya bisa memotivasi orang, tanpa uang. Saya sendiri dulu sering menjadi relawan. Saya terpikir untuk menggerakkan orang mengerjakan sesuatu tanpa imbalan apa pun. Ternyata saya berhasil melakukannya," lanjut Carol.

Ia mempekerjakan tenaga yang tidak berpengalaman dan membujuk dewan sekolah Cleveland untuk mengirim guru Bahasa Inggris dan Matematika. Lalu, ia mengadakan berbagai pelatihan. "Kami mempromosikan banyak perempuan dan kaum minoritas. Mengembangkan kemampuan mereka dan memberikan kesempatan untuk hidup lebih baik. Itu sebuah akhir yang sempurna," katanya.

(Margaret Heffernan)
Source Artikel : Kompas.com 2010

Kamis, 18 Desember 2014

Tips Menjalankan Wirausha Bisnis Travel

Tips Sukses Bisnis Travel
Tabloid Wirausaha -  Inspirasi Wirausaha Anda | Indonesia merupakan salah satu Negara yang menjadi tujuan wisata baik dari mancanegara maupaun dari wisata domestic itu sendiri. Pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik membuat bisnis tour and travel ini menjadi bisnis yang marak dijalankan. Banyak orang yang mempunyai dana lebih memilih meng-investasikan dananya untuk berbisnis travel.

Walaupun telah banyak yang menjalankan bisnis tour and travel ini tetapi bisnis ini masih memiliki peluang besar untuk maju bagi siapa saja yang menjalankannya. Jika dilihat dari jenisnya, bisnis tour and travel ini ada dua jenis, pertama Travel yang murni mengantarkan turis ke destinasi tertentu sesuai dengan keinginan customer, kedua Travel yang bekerjasama dengan beberapa objek wisata, penginapan, atau objek wisata lainnya sehingga jenis kedua ini bisa menawarkan paket wisata. 

Bisnis Travel dan Paket Wisata
Bisnis Travel merupakan bisnis yang berkaitan dengan perjalanan maka secara otomatis modal utama yang harus dimiliki dalam bisnis ini adalah kendaraan.  Kendaraan yang prima, nyaman dan aman menjadi modal utama bisnis travel dari sisi modal berupa sarana penunjang utama, disamping modal dana yang cukup dan memiliki kantor tetap sebagai kantor biro perjalanan.

Bisnis travel ini termasuk kedalam jenis usaha jasa, oleh karena itu setiap personal yang terlibat didalam bisnis ini harus memiliki sifat melayani / services. Dianatara sifat yang harus dimiliki setiap personalnya antaralain
- Ramah,
- Supel / mudah bergaul
- Cerdas
- Sabar
- Bijaksana
- Berwawasan
- Dan Berhati nurani yang baik.

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Travel
Beberapa faktor berikut menjadi pendorong maju atau tidaknya bisnis travel yang anda jalani

1. Kepuasan Pelanggan
Pelanggan adalah raja, dengan mengedepankan kepuasan pelanggan merupakan hal yang mutlak harus dilakukan demi mendapatkan kesan yang baik dimata mereka. Banyak aspek yang mempengaruhi kepada kepuasan pelanggan dari pelayanan sebuah bisnis travel diantaranya: pelayanan yang ramah, kebersihan dan kerapihan sarana dan prasarana yang dipergunakan pelanggan, kendaraan yang prima, ketepatan dalam hal waktu dan sebagainya. 
Jika anda berbisnis dalam bidang ini maka perhatikanlah masalah kepuasan pelanggan karena ini merupakan hal yang sangat penting. Jika pelanggan merasa puas ataupun tidak puas dengan sebuah pelayanan biasanya mereka akan menceritakan kepada rekan, keluarga atau koleganya. Meninggalkan kesan baik tentu itu lebih baik dimata pelanggan tentu itu lebih baik dan menguntungkan dalam bisnis jasa seperti ini. Buatlah semacam kotak saran / kotak kepuasan dimana pelanggan dapat mengisi dan memberikan saran atas pelayanan Anda.

2. Harga yang kompetitif.
Selain pelayanan yang memuaskan hal kedua yang akan banyak dicari pelanggan adalah harga yang kompetitif. Memberikan harga yang wajar dan bersaing tentu akan menjadi pilihan tersendiri bagi pelanggan anda. Banyak jasa bisnsi travel yang tidak memperhatikan hal ini, demi meraup untung besar mereka menetapkan harga yang tidak wajar. Jangan berfikir kalau travel hanya kegiatan bersenang senang saja, karena pelakunyapun pasti memperhitungkan budget bagaimana mereka bisa memenuhi keinginannya tetapi dengan harga yang murah. 

3. Perbanyak Relasi
Dengan memperbanyak relasi berarti telah melanggengkan usaha yang anda jalankan. Cobalah menjalin kerjasama dengan tempat tempat tujuan travel yang dikunjungi. Dengan terjadinya kerjasama maka anda  tidak hanya sebagai pengantar turis saja tetapi juga bisa membuat paket travel dengan tujuan tujuan yang telah menjalin kerjasama tadi.

4. Membuat Jaringan
Membentuk jaringan travel ini sangat penting hal ini bertujuan sebagai wadah berbagi informasi bagi sesama perusahaan bisnis travel, banyak manfaat yang didapat salah satunya jika ada perusahaan lain yang kekurangan armada travel karena kebanjiran order maka bisa saling sokong, hal ini akan menjadi sebuah kerjasama yang saling menguntungkan. 

5. Ulet
Mengelola sebuah usaha bukanlah hal yang mudah, perlu kerjakeras dan ulet dalam mengelolanya. Sikap ini perlu selalu dipupuk dan dipertahankan karena permasalahan dan tantangan sudah pasti akan selalu ada, jika anda cepat bosan dan mudah menyerah maka sudah dapat dipastikan usaha yang anda jalani akan cepat berakhir. 

Buatlah visi dan misi untuk menentukan arah yang akan dicapai dari bisnis anda. Dengan demikian anda akan bisa lebih focus dalam menjalankan bisnis travel yang anda tekuni. 

6. Sumberdaya Manusia
Target market dari bisnis travel ini tentu bukan hanya turis domestic saja tetapi juga turis mancanegara. Bisnis travel ini lebih banyak berhubungan dengan manusia untuk itu sumber daya manusia yang berkecimpung didalamnya haruslah berkualitas dan humanis. Diatas telah disebutkan kriteria sumberdaya yang harus dimiliki seseorang untuk busnis travel tersebut. 

Semoga pembahasan singkat ini dapat menginspirasi dan menambah wawasan anda untuk berwirausaha.

Minggu, 14 Desember 2014

7 prinsip pemasaran yang dapat menghasilkan penjualan

Strategi Pemasaran yang dapat menghasilkan penjualan
TabloidWirausaha – Inspirasi Wirausaha Anda | Jika Anda ingin menarik lebih banyak klien, tingkatkan layanan pasar Anda dengan professional. Tetapi Anda tidak bisa sembarangan pasar untuk mengharapkan hasil yang konsisten. Anda harus memakai pelayanan pasar yang sesuai dengan prinsip-prinsip yang sudah terbukti. Artikel singkat ini menguraikan prinsip-prinsip dan memberikan pemilik bisnis jasa profesional kunci pertumbuhan bisnis mereka dengan membutuhkan sedikit perjuangan dan usaha.

1. Pemasaran adalah sebuah permainan

Tidak banyak pemilik bisnis melihat pemasaran sebagai permainan. Mereka melihatnya sebagai sebuah perjuangan. Tapi ini hanya sebuah perjuangan karena mereka tidak mengetahui aturan permainan dan bagaimana untuk memenangkan permainan.

Sebagai contoh mari kita lihat permainan anak jaman dulu yaitu permainan bola kasti. Dalam kasti ada empat kegiatan utama - melempar bola, menangkap bola, memukul bola dan berlari. Sangat sederhana. Jika Anda mengambil seseorang yang sangat ahli dalam keempat bidang tersebut tetapi tidak tahu aturan main kasti dan menyuruhnya bergabung dengan tim kasti, ia akan berjuang selama beberapa waktu. Permainan kasti akan menjadi aneh dan membingungkan, sampai dia tahu aturan permainan tersebut.

Ini sama dengan pemasaran. Sebagian besar dari kita mengetahui kegiatan-kegiatan dasar pemasaran - jaringan, menulis, berbicara, mengirim email, dll, tapi kita jarang melihatnya sebagai sebuah permainan dengan aturan-aturan yang sangat spesifik mengarah pada menarik klien secara konsisten.

Kegiatan pemasaran kita terlibat dalam banyak aturan. Jika kita bisa menemukan bahwa dalam pemasaran tersembunyi aturan yang menjelaskan bagaimana untuk memindahkan klien sepanjang pos per pos dengan beberapa prediktabilitas, pemasaran tidak lebih dari sebuah perjuangan dan jauh lebih menyenangkan ketika Anda mulai memenangkan pertandingan dengan beberapa keteraturan.

Memperkenalkan lingkaran pemasaran

Lingkaran Pemasaran adalah nama yang saya berikan kepada proses yang akhirnya membuat beberapa arti dari permainan pemasaran. Lingkaran pemasaran menguraikan aturan, keterampilan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk memenangkan permainan.

Lingkaran Pemasaran dibangun berdasarkan premis sederhana bahwa setiap orang yang sekarang menjadi klien pernah menjadi orang asing dan bahwa tujuan pemasaran adalah untuk membangun hubungan dengan calon pelanggan sampai mereka merasa nyaman berbisnis dengan Anda.

Hubungan tersebut dibangun satu langkah pada satu waktu melalui proses dan metode sangat logis. Bahkan jika Anda tidak menyadari bahwa Anda sedang bermain lingkaran pemasaran. Tapi ketika Anda menguasai permainan Anda akan menemukan bahwa Anda dapat mengkonversi prospek menjadi klien lebih cepat dan terpercaya.

Seperti kasti yang saya terangkan sebelumnya, dalam lingkaran pemasaran, Anda memindahkan prospek yang cemerlang dari satu basis pada satu waktu. Anda mulai di pangkalan bersenjata dengan pesan pemasaran Anda. Ketika Anda menyampaikan pesan itu, tujuan Anda adalah untuk mendapatkan prospek ke base pertama. Anda berada di base pertama ketika Anda memiliki perhatian dan minat dari prospek.

Base kedua adalah ketika seorang calon pelanggan siap untuk menjajaki bekerja sama dengan Anda. Base ketiga adalah di mana prospek yang siap untuk membeli dari Anda adalah di mana Anda telah terwujud penjualan dan mulai bekerja dengan klien baru Anda.

Menguasai permainan lingkaran pemasaran adalah masalah memahami dan mempraktikkan "memainkan pemasaran" antara basis dan secara bertahap memindahkan prospek dari orang asing menjadikan klien yang membayar “pelanggan”.

Lingkaran Pemasaran adalah bukan tentang mendapatkan pekerjaan dari rumah dengan memberikan pesan pemasaran yang sempurna (tidak ada hal seperti itu), tapi dengan memindahkan prospek dari satu tempat saat mereka mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana layanan Anda bekerja dan bagaimana mereka akan merasakan manfaat dari bekerja dengan Anda .

2. Setelah Mindset Pemasaran yang Tepat

Jika pemasaran adalah sebuah perjuangan untuk para profesional, mereka tidak hanya memahami permainan pemasaran, mereka tidak boleh memiliki sikap buruk tentang hal itu. Sikap ini, atau apa yang saya lebih suka menyebut Mindset, warna pendekatan pemasaran dan cenderung mengakibatkan kita menghindari sebagian besar kegiatan pemasaran.

Sebuah pola pikir pemasaran, adalah bagaimana kita berpikir tentang pemasaran. Itu sikap kita, pikiran, keyakinan, harapan, rasa takut, tetap posisi, asumsi, dan keterbatasan.

Itu sangat mempengaruhi kita, tetapi kita tidak melihatnya karena begitu dekat dengan kita. Apa yang kita fokuskan, apa yang kita percaya, apa yang kita pikirkan dan apa yang kita asumsikan, bentuk tindakan kita. Dan jika keyakinan ini, pikiran dan asumsi yang negatif, kita melihat pemasaran sebagai sesuatu yang buruk, sesuatu yang harus dihindari.

Berikut adalah beberapa dari keyakinan, pikiran dan asumsi saya sudah mendengar dari pakar yang Independen Profesional. Apakah ada di antara mereka terdengar akrab bagi Anda?

* Pemasaran mengarah pada penolakan
* Jika saya meminta arahan itu akan terdengar seperti Aku mohon
* Pemasaran tidak bekerja untuk jenis layanan
* Saya tidak punya waktu untuk memasarkan diri
* Hanya orang-orang dengan sub-layanan standar perlu pemasaran
* Saya tidak bisa mulai sampai aku tahu persis apa yang harus dilakukan
* Pemasaran adalah sebuah gangguan dan gangguan kepada orang-orang

Dalam bekerja dengan klien saya telah menemukan bahwa sebagian besar melekat pada pikiran secara harfiah dan keyakinan yang mengarah pada penghindaran pemasaran.

Bagaimana pola pikir Pemasaran Bekerja

Tanggapan kebanyakan dari kita memiliki pola pikir pemasaran negatif adalah untuk melawan mereka. Misalnya, Anda pernah mendengar bahwa jaringan dapat berguna bagi bisnis Anda. Tapi anda tidak menikmatinya karena keyakinan Anda bahwa "tidak ada yang menghadiri acara jaringan kebutuhan pelayanan saya." Tapi anda menolak itu, memasang wajah gembira dan mencoba yang terbaik, berjuang melalui setiap peristiwa yang Anda hadapi. Pada akhirnya pengalaman Anda memferifikasi kepercayaan dan koneksi jaringan yang Anda berikan sebagai pemborosan waktu.

Ketika Anda terjebak dalam pola pikir pemasaran negatif, segala sesuatu yang terjadi dengan pola pikir yang ruwet. Orang ingin realitas agar konsisten dengan kepercayaan mereka dan ini membuat sulit untuk mengubah pola pikir.

Kadang-kadang sesuatu akan terjadi yang menantang keyakinan Anda dan hal-hal yang dapat berubah sangat cepat. Sebagai contoh Anda pergi ke acara networking dan berhubungan dengan seseorang yang berubah menjadi klien terbaik Anda. Anda kemudian mulai mempertanyakan keyakinan Anda tentang jaringan karena bukti baru adalah bahwa ia bekerja untuk Anda.

Mulai soal pola pikir Anda

Apa yang telah terjadi kepada sebagian orang bagaimanapun, adalah untuk memulai mempertanyakan pola pikir Anda bahkan sebelum Anda memiliki bukti yang dapat diamati bahwa itu tidak benar. Ini sederhana namun perlu pendekatan sangat kuat, jangan merusak fikiran Anda dengan ketidak yakinan yang dapat menghambat Anda.

Benarkah bahwa semua pemasaran mengarah kepada penolakan, bahwa meminta adalah memohon arahan, bahwa Anda tidak punya waktu untuk memasarkan diri Anda sendiri, bahwa Anda tidak dapat memulai sampai Anda tahu persis apa yang harus dilakukan? Mungkin tidak.

Sekali Anda mulai untuk menyelidiki pola pikir Anda, dengan maksud untuk menemukan kebenaran, Anda akan terkejutkan diri sendiri dan benar-benar menyadari bahwa lawan dari keyakinan ini benar atau lebih benar. Dalam pengalaman pribadi saya, saya telah menemukan bahwa pemasaran mengarah pada penerimaan, bahwa meminta sumbangan downline, ada waktu untuk melakukan pemasaran dan Anda bahkan dapat mulai tanpa tahu persis apa yang harus dilakukan.

Belajar dan menguasai proses penyelidikan mengenai berbagai hal yang membatasi pola pikir pemasaran dapat mengubah pandangan Anda tentang pemasaran selamanya. Bagi banyak orang, ini telah mengubah pengalaman mereka pemasaran dari salah satu perjuangan, usaha dan hasil yang buruk menjadi pengalaman, keterlibatan dan konsisten hasil yang baik.

3. Memahami Bahasa Pemasaran

Pemasaran sebenarnya memiliki sebuah bahasa. Dan tujuan dari bahasa ini adalah untuk mendapatkan perhatian, membangkitkan minat dan memotivasi orang untuk mengambil tindakan untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan Anda.

Jika Anda memahami bahasa ini dan berbicara itu lancar, Anda akan lebih sukses pada prospek yang bergerak pada basis lingkaran pemasaran dan akhirnya mengubahnya menjadi klien.

Bahasa pemasaran didasarkan pada apa yang saya sebut "Sintaks Pemasaran." Sintaks adalah urutan hal. Sintaks menciptakan makna. Sebagai contoh, urutan huruf dalam sebuah kata kata itu memberikan makna dan urutan kata dalam kalimat memberikan makna kalimat itu.

Saya juga menemukan bahwa urutan di mana Anda menyajikan ide pemasaran menentukan arti pendengar menempel pada pesan Anda. Dengan kata lain, jika Anda menyampaikan pesan pemasaran Anda dalam urutan tertentu yang menggunakan sintaks pemasaran, Anda akan mendapatkan lebih banyak perhatian dan minat daripada jika Anda menggunakan urutan yang berbeda.

Sebagai contoh ketika orang bertanya kepada kami apa yang kami lakukan, kita sering menjawab secara harfiah, yaitu kita memberitahu mereka label atau kami proses kami. Kita berkata, "saya seorang engineer. Saya menjalankan dan mengawasi project. "Itu akurat, tapi itu bukan pesan yang sangat menarik perhatian. Pendengar berpikir, "Apa untungnya bagi saya?"

Tiga langkah pertama pemasaran sintaks adalah sebagai berikut:

1. Target Pasar - Maksudnya, siapa yang bekerja dengan Anda?
2. Masalah / Challenge - Isu apa yang dimiliki dilakukan klien Anda?
3. Hasil - Hasil apa yang dapat dilakukan untuk klien Anda?

Sintaks ini dapat digunakan kapan saja Anda berkomunikasi tentang bisnis Anda, secara lisan atau secara tertulis. Ketika Anda menggunakannya, nilai perhatian Anda akan naik secara dramatis. Mari kita lihat langkah-langkah ini sedikit lebih mendalam.

Ketika seseorang bertanya apa yang Anda lakukan, kata-kata pertama keluar dari mulut Anda perlu tentang siapa yang bekerja dengan Anda. Hal ini menciptakan fokus: "Saya bekerja dengan multi-perusahaan telekomunikasi nasional" atau "Saya bekerja dengan kontraktor telekomunikasi." Saat Anda mengidentifikasi siapa klien ideal Anda, Anda dapat langsung pendengar mengetahui apakah Anda dapat membantu mereka.

Berikutnya Anda mengatakan masalah atau tantangan alamat Anda. "... Yang dipukuli oleh outsourcing" atau "... yang margin keuntungan menyusut." Ketika Anda menyebutkan masalah, jika Anda dapat mengatasi masalah mereka, mereka akan sadar bahwa Anda tahu sesuatu yang penting tentang mereka.

Akhirnya, Anda mengkomunikasikan dan benar-benar memberikan hasil. Ini adalah apa yang akan klien jika Anda bekerja dengan mereka. "Kami membantu klien kami mempertahankan margin keuntungan mereka dalam perekonomian outsourcing."

Dengan pemahaman ini sintaks pemasaran, Anda dapat mulai untuk mengembangkan pribadi Anda sendiri melalui pesan pemasaran.

4. Membuat pesan Pemasaran yang Powerfull

Setelah Anda memahami dasar-dasar sintaks Pemasaran, Anda memiliki blok bangunan yang memungkinkan Anda untuk menciptakan pesan pemasaran yang benar-benar mengkomunikasikan nilai sebenarnya yang Anda tawarkan.

Masalah bisnis jasa yang paling profesional dapat di temukan dalam pengembangkan pesan seperti itu adalah sebagai berikut:

1. Pesan tidak diarahkan ke target pasar.
2. Pesan gagal mengenai sasaran.
3. Pesan berbicara tentang pelayanan, bukan solusi.
4. Pesan mencoba untuk mengatakan terlalu banyak dan semakin berat.
5. Pesan tidak mengatakan cukup dan menjadi samar.

Semua ini relatif mudah untuk memecahkan sebagai contoh-contoh ini menunjukkan:

Tidak diarahkan ke target pasar:

Setiap pesan pemasaran harus mulai dengan sesuatu seperti: "Kami bekerja dengan klien seperti ini ..." atau "Kami membantu klien seperti ini ... (masukkan sesuai demografis atau psikografis)."

Gagal mengenai sasaran

Bicara tentang masalah, tantangan, masalah, sakit, atau keadaan yang merupakan gejala dan jelas diamati. Katakanlah: "Kami bekerja dengan manajer yang berjuang untuk mencapai sasaran keuangan mereka." Ini mereka dapat mengerti, dan ini hits sasaran. Jangan berkata, "Kami bekerja dengan manajer yang menyingkirkan mereka kesempatan keuangan yang optimal." Hah? Jangan tertawa, aku sudah mendengar lebih buruk.

Berbicara tentang pelayanan, bukan solusi

Ketika Anda berbicara tentang pelayanan, saya harus menerjemahkan apa artinya bagi saya. Jika Anda mendapatkan tepat ke solusi, hasil dan hasil, saya melihat manfaat langsung. "Kami menawarkan program maksimalisasi retensi," adalah tidak sebagus, "Kami memiliki layanan yang akan meningkatkan retensi karyawan terbaik Anda." Sekarang yang memiliki nilai.

Mengatakan terlalu berlebihan.

Untuk menarik perhatian seseorang, Anda perlu berkomunikasi dengan suara bermakna yang menggigit. Kalimat yang terlalu berlebihan atau lebih buruk lagi, pesan dengan beberapa target, masalah, dan solusi, hanya akan membingungkan orang saja.

Mengatakan terlalu sedikit

Anda mungkin memahami pesan yang telah Anda peroleh, tapi audiens banyak membutuhkan beberapa terjemahan. "Apa yang Anda lakukan?" "Saya seorang engineer." Tunggu, apa yang salah dengan itu? Apa-apa kecuali bahwa hal itu berarti kecuali konsultan manajemen lainnya. Tidak ada target, masalah atau solusi. Maka pertanyaan kedua puluh permainan dimulai.

Selanjutnya, Anda memperluas pemasaran Anda pesan dalam materi pemasaran tertulis yang berkomunikasi tentang layanan Anda secara lebih mendalam.

5. Mengembangkan persuasif Pemasaran Material

Apa yang persuasif? Banyak memikirkan terlalu berlebihan hiperbola. Informasi pemasaran yang baik mendidik calon pelanggan Anda tentang bagaimana layanan Anda akan menguntungkan mereka.

Materi pemasaran adalah apa yang datang setelah pesan utama pemasaran. Setelah Anda memiliki perhatian dan minat dari seseorang, Anda perlu memberikan informasi yang cukup sehingga mereka akan tahu apakah Anda dapat membantu mereka atau tidak.

Materi pemasaran, seperti situs web, brosur atau presentasi pemasaran juga menggunakan sintaks. Sebuah diskusi terbuka dengan mereka mengenai target pasar, lanjutkan dengan ikhtisar situasi prospek dan tantangan-tantangan dan kemudian mendiskusikan hasil yang diinginkan berikut solusi.

Pemasaran sintaks berlanjut dengan unsur-unsur berikut:

1. Cerita atau studi kasus dari klien Anda yang telah berhasil.
2. Manfaat, keuntungan dan fitur layanan Anda.
3. Latar belakang Anda dan perusahaan Anda untuk membangun kredibilitas.
4. Sebuah ajakan bertindak untuk membiarkan calon pelanggan tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Mari kita melihat semua ini dalam sedikit lebih detail. Tujuan informasi ini adalah untuk menjawab pertanyaan tanpa diminta bersembunyi di bagian belakang prospek Anda.

6. Menentukan Strategi Pemasaran

Setelah Anda bersenjatakan dengan prinsip-prinsip pemasaran menyebutkan sebelumnya Anda siap untuk memilih strategi pemasaran atau kegiatan yang mendapatkan pesan Anda ke dunia luar dan di depan calon klien.

Mari kita mengunjungi lingkaran Pemasaran. Strategi pemasaran Anda mempekerjakan bergantung pada di mana letak prospek Anda pada model lingkaran Pemasaran model. Ingat bahwa tujuan adalah untuk memindahkan mereka di sekitar ceruk pemasaran. Pertama adalah kegiatan pemasaran untuk mendapatkan prospek ke base pertama.

Perhatian kepada pendatang baru untuk Afiliasi pemasaran

Langkah pertama Anda pindah dari base pertama adalah dasar untuk mengembangkan afiliasi dengan mereka yang mungkin dapat dilakukan klien. Afiliasi adalah hubungan antara orang-orang. Jika Anda menjadi anggota asosiasi atau organisasi, maka Anda memiliki afiliasi.

Tugas pemasaran pertama Anda adalah untuk membentuk afiliasi dengan kelompok-kelompok dan organisasi yang terdiri dari prospek atau mereka yang dapat dijadikan prospek. Mereka adalah orang-orang yang akan paling menerima pesan-pesan pemasaran Anda. Apakah jaringan Anda, membuat panggilan atau mengirim surat, jika Anda telah membuat sebuah afiliasi pertama, pesan Anda akan lebih mudah diterima dan Anda akan mendapatkan perhatian yang Anda butuhkan untuk naik ke base pertama.

Dari Perhatian terhadap Keakraban

Berangkat dari base pertama, base kedua adalah proses yang lebih panjang di mana Anda mengenal calon pelanggan dan mereka mengenal Anda. Orang suka berbisnis dengan orang-orang yang mereka kenal, sukai dan kepercayaan, sehingga tugas berikutnya adalah tetap terlihat dan menjadi akrab dengan orang-orang yang berafiliasi dengan mereka. Melakukan hal-hal seperti jaringan aktif, menambahkan anggota ke daftar ezine Anda, dan bertemu dengan orang lain sambil minum kopi atau makan siang, Anda membangun "faktor keakraban." Kemudian sekali Anda lebih akrab,maka prospek menginginkan informasi lebih lanjut.

Dari Keakraban pada Informasi

Bahkan ketika orang tahu nama Anda, mereka tidak selalu benar-benar mengerti apa yang Anda lakukan untuk klien Anda. Pekerjaan Anda berikutnya adalah untuk memberikan informasi yang memungkinkan mereka tahu siapa yang bekerja dengan Anda, apa tantangan Anda dan apa yang Anda hasilkan. Alat-alat informasi penting dan artikel situs web seperti yang sedang Anda baca sekarang.

Dari Informasi ke Pengalaman

Tahap akhir sebelum sampai ke base kedua adalah menyediakan lebih dari sebuah pengalaman untuk prospek Anda. Melampaui informasi, di mana Anda memberitahu orang-orang apa yang Anda lakukan, adalah untuk benar-benar menunjukkan nilai pekerjaan Anda. Hal ini dapat dicapai melalui studi kasus, presentasi dan, dalam beberapa kasus, menawarkan contoh hasil kerja Anda melalui presentasi, briefing atau teleclasses eksekutif.

Dari Pengalaman ke Proses Penjualan

Dengan jumlah afiliasi yang cukup, perhatian, keakraban, informasi dan pengalaman, prospek jauh lebih cenderung ingin menjajaki bekerja sama dengan Anda. Anda mungkin mengatakan ini adalah tempat berakhir pemasaran dan penjualan dimulai. Saat Anda masuk ke base kedua Anda sedang terlibat dalam proses penjualan dan belajar bagaimana Anda bisa membantu calon pelanggan ini secara khusus. Menjual adalah jauh lebih mudah jika Anda telah memainkan permainan pemasaran dengan baik sampai saat ini.

Karena artikel ini lebih terfokus pada proses pemasaran, saya tidak akan membahas rincian proses penjualan di sini. Tapi sekarang Anda tahu strategi yang paling penting dari permainan pemasaran dan cara bermain untuk menang.

7. Membuat Rencana Aksi Pemasaran

Bahkan setelah Anda mengembangkan dasar pemasaran Anda, yang mencakup pengertian permainan, mempertahankan pola pikir pemasaran yang ideal, menciptakan pesan pemasaran yang kuat, materi, dan strategi, Anda memiliki satu langkah penting menuju keberhasilan pemasaran.

Langkah ini adalah membuat rencana tindakan pemasaran. Anda mungkin berpikir ini sebagai cetak biru pemasaran, seperti cetak biru arsitektur. Rencana aksi ini adalah langkah-demi-langkah panduan dalam menerapkan strategi pemasaran Anda.

Ideal rencana tindakan pemasaran meliputi unsur-unsur berikut:

Target Market

Siapa sebenarnya yang akan Anda dekati/bidik? Siapakah klien potensial Anda dan di mana mereka dapat dihubungi?

Harga

Apa yang akan Anda tetapkan untuk layanan yang Anda tawarkan?

Strategi

Bagaimana Anda akan mendapatkan kata keluar? Apa strategi khusus yang akan Anda gunakan untuk memasarkan layanan Anda? Sebagai contoh, mungkin ini adalah jaringan, presentasi, penerbitan, atau mengirim surat.

Tujuan

Ini adalah hasil akhir yang ingin Anda capai dengan menerapkan rencana Anda. Sebagai contoh, tujuan dari rencana penerbitan mungkin untuk "Dapatkan klien baru 10 masing-masing senilai Rp. 100.000,-"

Hasil yang dimaksudkan
Ini adalah segala sesuatu yang lain yang ingin Anda capai melalui strategi pemasaran ini. Jadi, selain untuk menarik lebih banyak klien, Anda mungkin ingin untuk:
a) mendapatkan lebih banyak eksposur ke pasar yang Anda targetkan,
b) meningkatkan kredibilitas,
c) menambahkan nama ke daftar email Anda,
d) menjual produk di presentasi,
e) meningkatkan kemampuan berbicara.

Perencanaan strategi

Ini adalah pendekatan Anda yang sebenarnya untuk menerapkan strategi Anda. Jika Anda telah memilih presentasi, Anda perlu menentukan rencana di mana Anda akan presentasi, bagaimana Anda akan mendapatkan perjanjian, topik apa yang akan dibicarakan, hand out dan bahan-bahan apa yang diperlukan, dan apa yang ditawarkan untuk membuat setelah berbicara. Ini akan sering mengambil beberapa penelitian dan bantuan besar untuk menghindari kesalahan dalam pelaksanaan.

Bahan Pemasaran dan Sumber Daya

Apa yang tertulis atau materi pemasaran lainnya yang diperlukan? apa sumber-sumber lain akan dibutuhkan untuk sukses? Ini mungkin termasuk dana, informasi dan bantuan.

Menawarkan dan Call to Action

Bagi banyak langkah dari rencana Anda mungkin perlu meminta seseorang untuk mengambil tindakan. Anda akan perlu pendekatan organisasi dan meminta mereka untuk buku Anda. Pada presentasi Anda akan menjual ide-ide Anda dan meminta mereka untuk membeli konsep Anda. Pada akhirnya Anda akan menyampaikan dengan meminta peserta untuk menindak lanjuti.

Follow-Up

Sekali Anda telah menerapkan aktivitas Anda, Anda perlu untuk menindak lanjuti dalam beberapa cara, atau bentuk. Anda tidak bisa hanya berpangku tangan dan berharap telepon berbunyi.

Langkah-langkah dan tindakan Timeline

Langkah terakhir dalam rencana tindakan pemasaran Anda adalah untuk menggariskan semua langkah yang Anda akan ambil dalam urutan kronologis yang anda susun.