Jumat, 24 Oktober 2014

Kenali penyebabnya sebelum anda GAGAL dalam berwirausaha


Kegagalan dalam berwirausaha
Tabloid wirausaha.com | Didalam berwirausaha tentunya semua orang menginginkan kesuksesan dan kemajuan, namun tidak sedikit dalam kenyataanya banyak yang gagal dan tumbang ketika menjalankan wirausahanya. Dikutip dari buku Thomas W. Zimmerer beliau menerangkan beberapa faktor-faktor penyebab kegagalan dalam menjalankan wirausaha, antara lain:

1. Kemampuan Managerial yang tidak bagus.
Faktor pertama yang menentukan keberhasilan dalam berwirausaha adalah menguasai manajerial atau kemampuan mengelola perusahaannya dengan baik. Ketidak mampuan dan minimnya pengetahuan didalam mengelola usah merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil didalam menjalankan roda bisnisnya, sehingga perusahaan mengalami kemunduran bahkan sampai bangkrut.
SOLUSI
Ada baiknya sebelum anda memutusakan untuk berwirausaha sebaiknya bekali terlebihdahulu diri anda dengan kemampuan manajerial minimal kemampuan memanaj usaha yang akan anda bangun sehingga anda akan lebih mudah dalam mengelolanya. Apabila suatu saat dihadapkan kepada masalah maka anda akan lebih cepat dan tepat dalam mengambil langkah sehingga usaha yang anda jalankan dapat terhindar dari kegagalan.

2. Kurangnya dalam pengalaman dan kemampuan secara teknik.
Didalam berirausaha tidak hanya dituntut semangat tinggi dan modal saja tetapi juga harus mampu memvisualisasikan, mengkoordinasikan serta mengelola sumber daya, yang kemudian di integrasikan kedalam sebuah system  operasi perusahaan.
SOLUSI
Kemampuan teknis dalam sebuah usaha adalah penting, untuk itu sebelum anda memutuskan berwirausaha adabaiknya anda dibekali dengan kemampuan teknis yang mempuni minimal mengetahui secara garis besar karakteristik usaha yang akan anda jalani sehingga anda dapat mengambil langkah teknis yang tepat dalam menjalankan wirausaha Anda.

3. Sistem akuntansi yang tidak bagus.
Sehebat dan sebesar apaun sebuah perusahaan apabila tidak ditunjang system keuangan yang bagus maka perusahaan itu tidak akan lama, dan pasti bangkrut. Manajerial keuangan memiliki peran yang sangat penting jika anda ingin memulai sebuah usaha.
SOLUSI
Maju dan mundurnya sebuah usaha sanyat tergantung pada salah satunya yaitu system akuntansi atau manajerial keuangan. Supaya usaha anda dapat berhasil dengan baik, wajib hukumnya bagi anda untuk menguasai system akuntansi, pelajari model usaha yang akan anda jalankan kemudian buatlah system keuangannya kemudian terapkan system tersebut didalam usaha anda, Ingat system akuntansi sebisa mungkin harus detail dan ketat jangan dibuat fleksibel karena biasanya kalau sudah fleksibel maka akan banyak kecolongan dalam mengelola dana dan ini tanda awal yang tidak sehat dalam usaha anda.  

4. Gagal dalam perencanaan.
Dalam hal apapun, ketika ingin mengawali sebuah usaha maka di perlukan perencanaan yang matang. Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan itu perlu pemikiran. Sekali anda gagal dalam perencanaan maka akan sulit bagi anda untuk mengembangkan usaha.
SOLUSI
Matangkan perencanaan sebelum anda memutuskan untuk memulai usaha. Usahakan double planning tujuannya agar supaya jika plan A yang anda buat tidak berjalan dengan baik maka anda masih memilliki Plan B dan seterusnya.
Biasanya seseorang tidak kunjung memulai usaha karena ketakutan akan menghadapi resiko gagal, itu merupakan persepsi yang salah.
Jika anda pernah bekerja di perusahaan kontraktor terutama Oil and Gas, maka anda akan mengenal yang namanya JSA “job safety analyisis” atau JHA “job Hazard analysis”. Sebuah standard prosedur yang harus dijalankan sebelum memulai sebuah pekerjaan, yaitu dengan menganalisa bahaya bahaya yang mungkin akan terjadi ketika melakukan suatu pekerjaan, semua kemungkinan bahaya tersebut harus di identifikasi dan dianalisa kemudian setelah itu baru dibuatlah system pencegahannya. Seharusnyapun demikian dengan usaha yang akan anda jalankan, sebelum memulai buatlah analisa yang matang, sampai kepada resiko dari usaha tersebut kemudian setelah itu buatlah planning planingnya sehingga didalam pelaksanaanya akan sangat meminimalisasi terjadinya kesalahan yang fatal.
  
5. Lokasi kurang strategis.
Banyak orang bilang posisi menentukan prestasi, sedagkan didalam berwirausaha mungkin lebih cocok lokasi menentukan hoki/keberuntungan. Lokasi yang kurang strategis akan menyebabkan usaha anda sulit berkembang, walaupun ada harapan berkembang tetapi itu perlu waktu yang sangat lama samapai banyak pelanggan anda banyak mengetahui lokasi usaha Anda.
SOLUSI
Carilah lokasi yang strategis dan pas dengan bidang usaha yang anda jalani, sebagai contoh jika anda berwirausha dibidang kuliner maka keramaian seperti tempat wisata, perkantoran, area pabrik dan sebagainya yang memiliki jumlah masa yang banyak itu akan cocok untuk usaha tersebut.

6. Kurangnya pengawasan peralatan.
Bidang usaha apapun yang anda jalani tentu tidak terlepas dari yang namanya peralatan dan perlengkapan penunjang usaha. Kontrol terhadap peralatan kerja sangat erat kaitannya dengan efisiensi dan efektifitas.
SOLUSI
Buatlah amortiasi/depresiasi terhadap peralatan usaha anda. Amortisasi/depersiasi peralatan adalah penyusustan suatu barang yang digunakan sehingga dari situ dapat ditentukan kelayakan atau sudah tidak layaknya peralatan tersebut digunakan.

7. Kurang serius dalam menjalankan usaha.
Kemajuan suatu usaha tergantung dari keseriusan pengelola dalam menjalankan usahanya, penyakit terbesar yang dihadapai seorang wirausahawan adalah rasa bosan terutama ketika usaha yang dijalaninya tidak kunjung berkembang, akhirnya dalam menjalankan usaha tersebut menjadi setengah hati, dan timbuk peutus asaan.
SOLUSI
Buatlah visi misi yang jelas dalam usaha anda sehingga anda memiliki pegangan yang jelas juga. Peliharalah selalu semangat wirausaha dan kesabaran dalam diri anda, yakinlah bahwa dengan usaha yang sungguh-sungguh dengan tidak lupa dengan do’a maka akan mendapat kesuksesan yang anda harapkan. Ingatlah bahwa tidak ada kesuksesan yang diraih dengan berleha-leha.

8. Tidak mampuan dalam mengikuti perubahan.
Di era sekarang ini dimana perubahan begitu cepat terjadi. Bagi para wirausaha perlu mengikuti perubahan yang terjadi untuk mempertahankan usaha yang dijalankannya. Wirausaha yang tidak bisa menghadapi perubahan, maka ia tidak ada jaminan untuk menjadi wirausaha yang berhasil.
SOLUSI
Seorang pengusaha harus berani melakukan perubahan mengikuti pasar demi mempertahankan dan memajukan usahanya. Perubahan tidak harus signifikan tetapi harus memiliki ciri khas sehingga konsumen masih mengenali bahwa itu produk anda yang telah memiliki perubahan dan ini akan menjadi suguhan baru buat konsumen anda. Sebagai mana jika anda membuka usaha warung makan, jika menu yang anda suguhkan tiap hari itu itu saja makan konsumen pun akan merasa bosan dan bahkan tidak menutup kemungkinan akan beralih ke tempat lain.

Demikian hal-hal yang perlu anda ketahui untuk menghindarkan anda dari kegagalan dalam berwirausaha. Selamat mencoba sukses selalu bagi pembaca setia tabloidwirausaha