Selasa, 15 Juli 2014

Tips membuka usaha Distro


Tips membuka usaha distro
Tidak dapat dipungkiri bahwa usaha distro di Indonesia saat ini sudah mulai bermunculan terutama yang bertemakan anak-anak muda jaman sekarang. Hal ini dipengaruhi juga oleh banyaknya budaya asing yang masuk ke Indonesia. Pangsa pasar untuk distro ini masih terbuka lebar terutama kalangan muda usia 15-30 tahunan banyak yang mencari pakaian pakaian modis terbaru.
Jika Anda ingin memulai Usaha Distro, idealnya Anda harus kreatif, memiliki jiwa enterperneur, semangat dan kemampuan.  Anda tidak perlu khawatir seandainya anda belum bisa design, atau menyablon, belum mampu membeli alat – alat sablon, mesin konveksi dan perlengkapan lainnya, karena anda masih dapat melakukannya tanpa harus semuanya sempurna terlebih dahulu.
Berikut beberapa tis yang dapat anda terapkan dalam memulai usaha distro:
1.       Menentukan IDE, hal ini penting sekali karena menyangkut penamaan atau branding distro anda kedepannya. Untuk menentukan ide yang bagus, jika sasaran pasar Anda adalah anak muda maka cari tema yang berhubungan dengan anak muda saat ini.
2.       Membuat Merk, Usahakan merek yang anda buat sesuai dengan ide awal yang telah anda tentukan sehingga design kaos tidak melenceng dari Ide awal tersebut dan penamaan menjadi lebih tepat dengan desain yang dibuat.
3.       Melakukan kerjasama, jika anda belum merasa mampu didalam mendesain kaos sendiri, anda perlu bekerjasama dengan orang lain yang sudah mahir atau mampu dalam mendesain kaos – kaos distro. Anda tinggal memaparkan ide – ide yang anda miliki maka desainer akan mengaktualisasikan ide – ide anda tersebut dalam bentuk visual desain seperti Gambar, Logo, Tag Line, sketsa dan lain sebagainya.
4.       Membuat kaos yang sesuai dengan tema gambar, jika ide anda telah tertuang dalam bentuk visual maka selanjutnya membuat kaos yang sesuai dengan tema gambar,  jika anda belum mampu dalam pembuatan kaos maka anda dapat melakukan dua hal yang pertaman anda dapat bekerja sama dengan penjahit untuk menmbuatkan kaos yang anda inginkan atau yang kedua anda dapat membeli kaos polos yang sudah jadi kemudian anda tinggal menyablonkan gambarnya. Perlu anda ketahui bahwa saat ini banyak penjual kaos polos baik itu grosir atau eceran yang siap untuk disablon jadi anda tidak perlu repot membuat kaos sendiri lagi.
5.       Menyablon, tahap akhir dari pembuatan kaos distro adalah menempelkan gambar yang telah dibuat ke kaos, baik itu dalam bentuk sablon ataupun bordir. Jika anda belum mampu dalam menyablon sendiri lakukan kerjasaman dengan penyablon yang telah professional dibidangnya sehingga hasilnya sesuai dengan apa yang anda inginkan.
6.       Pemasaran produk, jika anda telah menentukan IDE dari awal maka pemasaran barang akan lebih mudah dan jelas sasarannya, sebagai contoh Anda mengambil IDE distro mengenai anak muda gaul jaman sekarang maka seharusnya produk distro yang anda hasilkan tidak melenceng dari ide tersebut sehingga sasaran pemasaranpun tentu akan kalangan anak-anak muda. Teknik pemasaran sendiri dapat dilakukan dengan beberapa cara bisa dengan membuka Distro langsung ataupun dipasarkan melalui distro Online yaitu dengan cara anda membuat toko online kemudian memasarkan produk – produk anda melalui Internet, hal ini sudah banyak dilakukan oleh para pengusaha lainnya dalam rangka memperluas jaringan pemasaran, selain itu anda dapat memposting produk anda melalui social media seperti facebook atau twitter. Untuk lebih jelas mengenai pemasaran Online anda dapat mengukti panduannya disini.
Demikian tips memulai usaha distro semoga artikel singkat ini bisa menginspirasi anda untuk memulai wirausaha Distro.