Kamis, 22 Mei 2014

Omzet Menarik dari Cantiknya Parcel Lebaran

Peluang usaha Parcel Lebaran
Moment moment tertentu bagi sebagian orang dapat dijadikan sebagai peluang usaha tidak terkecuali ketika saat menghadapi hari
raya iedul fithr. Tradisi saling memberi makanan ketika menjelang hari raya pada masyarakat zaman dulu sekarang telah berubah menjadi tradisi saling memberi parcel lebaran yang lebih modern, dan pemberiannyapun tidak hanya sekedar antar keluarga saja melainkan sudah merambah menjadi antar kolega kerja, instansi, dan sebagainya.

Dari sinilah muncul peluang usaha yang cukup menjanjikan yaitu berjualan parcel lebaran. Dengan seiring berjalannya waktu yang sebelumnya isi dari parcel itu berupa makanan makanan ringan sekarang telah banyak parcel yang isinya peralatan rumah tangga seperti satu set cangkir dan sebagainya, ini menandakan peluang parcel ini dinamis sehingga mungkin Anda dapat menciptakan ide baru mengenai isi dari parcel lebaran tersebut, namua kesemuanya itu tetap memiliki arti sama yaitu saling memberi hadiah dalam rangka mempererat tali persaudaraan.
Untuk sebuah parcel umumnya terdiri 1 sampai dengan 20 macam barang yang ditata didalam sebuah parcel. Bentuk dari parcel itu sendiripun beraneka ragam ada yang menggunakan keranjang ada juga yang dengan kardus yang telah dihiasi sesuai dengan moment yang sedang terjadi. Agar parcel tidak mengecewakan konsumen seperti yang sering kita lihat ditayangan televisi seperti makanan yang ada didalam parcel telah kadaluarsa, sebaiknya kita teliti dulu makanan makanan untuk isi parcel tersebut harus dipastikan masih layak dimakan "tidak kadaluarsa" atau jika parcel berupa non makanan dipastikan tidak ada yang cacat seperti retak, potek apalagi sampai pecah.
Karena bisnis musiman ini merupakan bisnis yang semua orang dapat melakukannya maka dalam menjalankan kita harus memiliki tips-tips agar memenangkan pasar, berikut beberap tips yang mungkin dapat membantu.
Parcel yang murah dan berkualitas banyak diburu konsumen
Cara membuat Parcel yang murah:
  1. Jika Ada dapat membuat kue parcel maka sebaiknya hal itu dilakukan karena dengan membuat sendiri tentu akan lebih ekonomis daripada membeli untuk dijual kembali.
  2. Jika tidak dapat membuat kue parcel sendiri maka Anda dapat membeli langsung dari pembuat kue atau pabrikan dengan sistem curah kemudian dikemas kembali. 
  3. Memilih bahan pengemas yang terjangkau dan sisesuaikan dengan harga jual parcel.
  4. Mencari tema parcel yang menarik sehingga meski murah tetap terlihat eksklusif dan elegan.
  5. Mencari bahan parcel yang masih layak dikonsumsi atau dipakai.
Sistem Pemasaran bisnis parcel lebaran
Ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk memasarkan parcel lebaran diantaranya:
  • Dengan menjual langsung kekonsumen seperti dengan sistem door to door atau menjajakanya melalui toko sendiri.
  • Dengan sistem konsinasi / bagi hasil yaitu dengan cara menitipkan parcel ke toko toko penjual parcel yang sudah lebih dulu memulai usaha parcel. 
  • Menjual ke Perkantoran atau Instansi dengan cara berkerjasaman memalaui manajemen instansi tesebut.
  • Melalui Media Online atau Internet yaitu melalui media sosial seperti facebook, twiiter, atau anda dapat mengunggah video parcel anda ke youtube, promosi ini gratis namun nilai jangkauan promosinya sangat luas.
Berikut Analisa usha dari parcel lebaran


Analisa Penjualan


Misal dengan memproduksi sebanyak 100 paket parcel lebaran


Modal Awal

- Syrup botol      @ 14.000,00 x 100 buah  Rp 1.400.000,00

- Minuman kaleng @ 5.000,00 x 100 buah     Rp   500.000,00

- Snack kaleng @ 15.000,00 x 100 buah      Rp 1.500.000,00

- Kue kering toples @ 30.000,00 x 100      Rp 3.000.000,00  * Tidak membuat sendiri

- Biscuit kemasan @ 8.000,00 x 100 buah    Rp   800.000,00

- Permen 1 kaleng @ 8.000,00 x 100 buah    Rp   800.000,00

- Keranjang hias @ 20.000,00 x 100 buah    Rp 2.000.000,00

- Kartu ucapan @ 1.500,00 x 100 buah         Rp   150.000,00

- Plastik dan pita hias                                     Rp   300.000,00+

Total                                                              Rp 10.450.000,00



Biaya Operasional

- Transportasi                                              Rp 150.000,00

- Tenaga kerja 1 orang @ 800.000,00         Rp 800.000,00

- Biaya promosi                                           Rp 100.000,00+

Total                                                            Rp 1.050.000,00



Omset

Penjualan 100 parcel

( @ Rp 150.000,00 x 100 buah )              Rp 15.000.000,00



Laba Bersih
( Rp 15.000.000,00 – Rp 11.500.000,00 )     Rp 3.500.000,00


Semoga Informasi ini dapat menjadi Inspirasi Wirausaha anda dalam menyambut Hari Raya.
Salam Sukses

Sumber gambar:
http://1.bp.blogspot.com/_YP439JhvtYk/TK21ZY0X2-I/AAAAAAAABHE/EbScix6v5RE/s1600/IMG02619-20100821-0919.jpg