Jumat, 17 Agustus 2012

Peluang Bisnis Digital Printing - 500 Milyar PerTahun

Beragam keterbatasan infrastruktur dan perkembangan global dunia menyisakan kesempatan bagi peluang bisnis percetakan, khususnya pada bidang printing digital. Saat ini,  total pasar digital printing sekitar 40-50 juta lembar per tahun atau setara dengan Rp. 500-750 miliar untuk nilai bisnis per tahun.

“Nilai tersebut masih terbilang kecil karena masih bernilai 10 persen, mengingat total pasar offset printing yang diperkirakan sebesar Rp. 5 triliun per tahun. Hal tersebut mendasari Infomedia terus mengembangkan bisnis berbasis cetak sejak tahun 2000,” ungkap Muhammad  Awaluddin, Presdir PT  Infomedia Nusantara  disela acara soft launching  Infomedia Digital Printing di  Store Print+ Kemang, Jakarta,.

Adapun nilai investasi yang sudah dikeluarkan Infomedia dalam bisnis digital printing untuk outlet Print+ di areal Kemang Jakarta senilai Rp. 7 miliar, yang terdiri dari investasi mesin digital printing, gedung, marketing serta sarana penunjang lainnya. “Kami tidak ragu dengan nilai yang ditanamkan, karena ini memiliki peluang yang masih terbuka luas. Soal resiko dalam teknis percetakan pun kami anggap masih minim resiko, karena dalam teknis pelaksanaannya, konsumen hadir dalam proses pembuatannya. Berbeda dengan teknis offset cetak manual,” imbuhnya.

Terkait pelayanan, Infomedia menawarkan konsep total service printing berbasis digital untuk semua kebutuhan selain teknik cetak berbasis offset. Pelayanan mencakup print personal office dokumen dan menyediakan solusi guna kebutuhan cetak indoor dan cetak outdoor bagi industri creative advertising baik retail maupun non retail.